Ketua LDII Surakarta Ungkap Isi Pembicaraan dengan Gibran, Ternyata

jateng.jpnn.com, SOLO - Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta Muhammad Zein menemui Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Senin (16/10).
Dia mengungkapkan pembahasan yang diangkat, salah satunya mengenai program kerja LDII dan berupaya meningkatkan toleransi di Kota Solo.
"Kalau dari LDII Solo (program) kami sudah merambah ke sekolah-sekolah formal. Harapannya (para pelajar) bisa punya budi pekerti, budi luhur," ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya menggenjot budi pekerti untuk anak-anak muda saat ini, sebab tanpa budi pekerti maka anak yang cerdas berpotensi melenceng kecerdasannya.
"Anak-anak muda saat ini pintar-pintar, tapi tidak dibarengi dengan budi pekerti maka bisa melenceng kepintarannya, bisa digunakan untuk hal-hal negatif," katanya.
Baca Juga:
Zein menambahkan pihaknya mengarahkan para anggotanya yang memiliki hak pilih agar tidak bersikap golput pada Pemilu 2024.
"Kami selalu memberikan (arahan) agar warga kami khususnya dan juga masyarakat (umum) untuk aktif dalam pemilu nanti," katanya.
Zein menyatakan pihaknya meminta warga LDII agar menggunakan hak pilih masing-masing, tetapi tidak ada arahan khusus dari pengurus LDII kepada para anggota untuk memilih calon tertentu.
"Kami tidak ada arahan tertentu, tetapi kami minta warga kami agar tidak ada yang golput," katanya.
Dia juga berharap pada Pemilu 2024 tidak ada gesekan atau hal-hal yang mengakibatkan kejadian intoleransi.
"Tadi kami bahas dengan mas wali (Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka) terkait toleransi, kami ingin sekali Surakarta yang saat ini peringkat empat kota toleran di Indonesia," ujarnya.(antara/jpnn)
Ketua LDII Kota Surakarta Muhammad Zein ungkap isi pembicaraan dengan Gibran Rakabuming Raka. Ternyata...
Redaktur & Reporter : Sigit Aulia Firdaus
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News