Forum Diskusi SCU Semarang Soroti Pagar Laut Tangerang: Kasusnya Harus Tuntas

Polemik Sertifikat Hak Milik di Atas Laut
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Nurhasan Ismail menyoroti kejanggalan dalam penerbitan sertifikat di wilayah pesisir tersebut.
Menurutnya, sertifikat tersebut bisa dibatalkan secara berjenjang, mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat hingga tingkat Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).
"Prinsipnya, yang menerbitkan sertifikat, dialah yang berwenang membatalkannya," jelas Prof. Nurhasan.
Namun, dia juga mengingatkan agar kasus ini tidak dijadikan preseden untuk menolak seluruh kepemilikan lahan di atas laut. "Di beberapa wilayah, seperti komunitas Suku Bajo, sertifikasi tanah di atas laut justru diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap masyarakat adat," tambahnya. (JPNN)
Fakultas Hukum dan Komunikasi Soegijapranata Catholic University yang menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang menyoroti kasus pagar laut Tangerang.
Redaktur & Reporter : Danang Diska Atmaja
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News