Stop Jebak Tikus dengan Listrik, Kapolda Jateng Tawarkan Solusi yang Lebih Efektif

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Kasus tewasnya sejumlah warga akibat terkena aliran listrik untuk menjebak tikus di area persawahan menjadi perhatian Polda Jawa Tengah.
Untuk itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menawarkan alternatif lain yang bisa digunakan petani untuk memberantas hama tikus.
Menurutnya, pemanfaatan burung hantu lokal serak Jawa terbukti efektif untuk menangkal hama tikus.
"Tikus merupakan mangsa alami dari burung berjuluk dares ini," katanya, Minggu (9/1).
Luthfi menyebut burung hantu yang memiliki nama latin tyto alba dapat memangsa tikus 2 sampai 3 ekor tiap malam.
Apabila ditotal dalam sebulan, kata dia, satu burung bisa memakan 60 hingga 90 ekor tikus.
"Jadi sangat efektif untuk membantu petani membasmi tikus di persawahan," ungkap Lutfhi.
Ia mendorong Bhabinkamtibmas bersama penyuluh pertanian menggandeng petani memberdayakan serak Jawa.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menawarkan solusi lain untuk jebak tikus. Simak
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News