Trauma Putra & Putri Endah Jadi Perhatian Utama, Polisi Harus Cepat Bereaksi

Selasa, 18 Januari 2022 – 07:00 WIB
Trauma Putra & Putri Endah Jadi Perhatian Utama, Polisi Harus Cepat Bereaksi - JPNN.com Jateng
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

Polisi telah menyerahakan anak kedua korban kepada pihak keluarga di hari yang sama. 

"Rencananya kami dalami terlebih dulu, ketika kami tangkap anaknya langsung dipisahkan dari ayahnya yang merupakan pelaku dan sudah aman di keluarga," kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, Senin (17/1).

Ia mengatakan, pihaknya akan segera mengirimkan tim Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) untu memberikan pendampingan dan trauma healing kepada anak pelaku dan korban. 

"Nanti akan ada trauma healing dengan mengerahkan tim PPA terhadap anak-anak korban, terutama bagi yang laki-laki," tuturnya.

Ia menyebut, sebelumnya anak laki-laki umur 4 tahun itu diajak pelaku pergi setelah menghabisi nyawa istrinya. 

"Anaknya dibawa keliling-keliling sampai ke Gunung Pati termasuk menyembuhkan luka di tangannya yang terkena pisau," lanjut Donny.

Donny menerangkan berdasarkan hasil autopsi di RSUP dr Kariadi Kota Semarang, ditemukan luka di tubuh korban sebanyak 14 tusukan.

"Ada 14 kali luka tusuk mulai dari leher hingga pipi dan ada di bagian dada korban," terangnya.

Korban pembunuhan di Semarang meninggal putra dan putri yang masih di bawah umur. Polisi harus segera bereaksi untuk mengatasi kemungkin trauma yang diderita keduanya.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News