Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang: Fakta, Kontroversi, & Upaya Mencari Keadilan

Siswa kelas XI Teknik Ketenagaan Listrik itu telah pulang ke rumahnya pada Selasa (26/11) pagi. Sebelumnya dia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugu Kota Semarang. "Mas Aris biasa ikut mengaji di Pondok Pesantren Daarun Najaah sehabis Isya. Dia pun jarang keluar malam juga," kata Aris.
Satria tinggal bersama orang tuanya dalam rumah petak yang terletak di dalam gang. Ayahnya menjual kerupuk hingga sopir mobil boks, sedangkan ibunya merupakan ibu rumah tangga. Aris mengaku tak percaya Satria disebut terlibat kelompok gangster remaja atau biasa disebut kreak yang terlibat tawuran hingga ditembak oleh Bripka R pada Minggu (24/11) dini hari.
"Menurut saya tidak benar. Kalau di sini Mas Satria itu baik, sering mengaji, dan juga rajin membantu orang tuanya jual kerupuk. Keliling jualannya," ujar Aris.
Apa yang disampaikan Aris juga dibenarkan oleh warga lainnya yang enggan disebutkan namanya, Satria tidak pernah neko-neko. "Sehari-hari Mas Satria tidak pernah dolan. Paling di lingkungan sini saja, memang tidak santri, tetapi sering ke pondok (Daarun Najaah, red)," katanya.
Selain Satria, korban lainnya yang selamat adalah Adam. Ketika JPNN.com mengunjungi rumah Adam di Jalan Karonsih Timur Raya III RT 006, RW 005, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Adam tinggal bersama neneknya. Ketika mengetuk pintu, neneknya enggan ditemui. Hanya menyampaikan Adam tak berada di rumah.
Menurut Ketua RT 006, RW 005 Wakimin, Adam merupakan remaja yang dikenal baik dan tidak pernah bermasalah dengan hukum, termasuk terlibat tawuran. "Kalau Lebaran, dia juga suka ikut jaga malam. Mas Adam aktif sebagai remaja masjid," ujar Wakimin mengaku kaget mendengar berita bahwa Adam terlibat tawuran, terlebih menggunakan senjata tajam.
Sosok Polisi Penembak Siswa SMK
Aipda Robig Zaenudin yang menjadi pelaku penembakan dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng). Aipda Robig merupakan anggota polisi yang berdinas di Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar atau Sat Resnarkoba Polrestabes Semarang.
Peristiwa penembakan terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy (17), seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu dini hari (24/11) mengguncang publik
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News