Sebelum Meninggal, Tjahjo Kumolo Bicara Nasib Honorer Kepada FX. Rudy

Jumat, 01 Juli 2022 – 19:35 WIB
Sebelum Meninggal, Tjahjo Kumolo Bicara Nasib Honorer Kepada FX. Rudy - JPNN.com Jateng
Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. ANTARA/Aris Wasita.

jateng.jpnn.com, SOLO - Mantan Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo mengaku sempat berbincang dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo terkait nasib honorer.

Tjahjo Kumolo yang kala itu sedang ada kegiatan di Solo, pada 23 Mei 2022, mampir ke rumah Rudy. Di sana Menpan-RB diminta oleh Ketua DPC PDIP itu agar pegawai honorer bekerja di Pemkot Surakarta tidak dibubarkan.

"Saya cium tangannya karena saya menyampaikan agar tenaga honorer (Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja atau TKPK) yang ada di Pemkot Surakarta tidak dibubarkan," ungkapnya saat dihubungi, Jumat (1/7).

Menurut Rudy, saat itu Tjahjo mengatakan bahwa Pemkot Surakarta boleh merekrut pegawai berstatus TKPK sesuai dengan kebutuhan dengan catatan pegawai di pemerintahan itu hanya ada PNS dan PPPK.

"Silahkan itu sesuai dengan kebutuhan Pemkot. Dengan catatan itu hanya untuk mengisi kekosongan," jelasnya. 

Pegawai berstatus TKPK di Pemkot Surakarta sendiri mulai ada sejak era Joko Widodo (Jokowi) dan Rudy masih menjabat sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.

TKPK ada untuk memberikan jaminan kepada para tenaga honorer yang kala itu bekerja untuk Pemkot Surakarta. 

Rudy menerangkan, ASN di Solo kala itu sekitar 11.000 lebih dan setiap tahunnya minimal berkurang 500 karena pensiun sehingga membuat tenaga kerja yang tersedia terbatas.

Menpan-RB Tjahjo Kumolo sebelum meninggal diketahui membicarakan nasib honorer dengan FX. Hadi Rudyatmo. Simak!

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News