Tragedi Berdarah di Pati: Perempuan Digorok, Bos Rental Mobil Tewas, Duel Maut Antarkelompok Pemuda

Kejadian tersebut, kata dia, bermula ketika seminggu sebelum perkelahian, kelompok korban (kelompok ABCD) menantang kelompok Kampung Hening melalui Instagram tetapi ditolak.
"Pada hari Jumat 7 Juni 2024 sekita Pkl 17.00 WIB, kelompok Kampung Hening menantang kelompok ABCD, kemudian disepakati akan melakukan perkelahian malamnya di lokasi perbatasan Desa Wegil-Desa Prawoto," ungkapnya.
Kemudian kelompok Kampung Hening sebanyak lebih dari 10 orang berangkat ke lokasi dengan mengendari motor sambil beberapa membawa senjata tajam.
"Mereka tiba di lokasi dan sudah ditunggu oleh kelompok ABCD, sehingga terjadilah perkelahian”, tuturnya.
Lalu dari kelompok Kampung Hening, RS maju dengan membawa sajam dan dari elompok ABCD,berinisial IS (15) maju.
"Keduanya berkelah, di mana IS menyabet celurit ke RS dan mengenai jari," ujarnya.
Selanjutnya giliran WG maju berhadapan dengan RS, lalu. Korban WG pu terkena sajam di punggung, lalu meraka melarikan diri.
“Kemudian korban terjatuh, melihat hal tersebut kelompok Kampung Hening lalu mundur ke arah motor dan pergi dari lokasi tersebut, selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas Sukolilo, tetapi nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia”, ujarnya. (JPNN)
Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dalam sepekan ini terjadi tiga tragedi berdarah.
Redaktur & Reporter : Danang Diska Atmaja
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News