Pedagang Ini Mengaku Untung Puluhan Juta Jualan Janur Ketupat, Wow

"Saya hanya buruh pabrik triplek, lumayan hasilnya untuk THR anak dan sebagian ditabung," ucap Jumadi yang telah 25 tahun bergelut dengan daun kelapa muda itu.
Penjual lain, Pujiati menuturkan telah meraup penghasilan puluhan juta rupiah sejak tiga hari jelang Lebaran hingga sepekan sebelum kupatan.
Warga Pedurungan, Kota Semarang itu menyebut antusias masyarakat meningkat tajam setelah dua tahun merayakan Idulfitri dan kupatan dengan penuh keterbatasan.
"Alhamdulillah, sehari kalau sepi saya dapat Rp 300 ribu," ucap Pujiati ditemani sang suami.
Perempuan berusia 37 tahun tersebut baru kali ini berjualan kebutuhan Hari Raya Idulfitri. Meskipun begitu, usaha warisan dari sang ibu akan diteruskan.
"Ini sudah turun-temurun, sekarang saya yang meneruskan," terang Pujiati yang sehari-hari melayani jasa cuci pakaian tersebut.
Menurutnya, meskipun hanya sebagai penjual, dirinya mengaku berperan menjadi penjaga tradisi di tengah gerusan zaman.
"Saya juga teruskan cara membuat ketupat ke anak-anak dan keponakan," paparnya penuh senyum.(mcr5/jpnn)
Pedagang janur dan ketupat kebanjiran pembeli jelang tradisi kupatan besok. Pedagang ini bahkan mengaku untung puluhan juta.
Redaktur : Sigit Aulia Firdaus
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News