Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, UMKM Banyumas Tagih Solusi

Jumat, 03 Juni 2022 – 19:17 WIB
Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, UMKM Banyumas Tagih Solusi - JPNN.com Jateng
Ilustrasi - Minyak goreng curah dan kemasan premium. Foto: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, BANYUMAS - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil Menengah Banyumas (Aspikmas) mengih solusi seusai pencabutan subsidi minyak goreng curah.

Ketua Umum Aspikmas Pujiyanto sadar pencabutan subsidi minyak goreng curah dilakukan pemerintah karena ada dasar-dasar yang bisa dipertanggungjawabkan.

Namun, kata dia, pencabutan itu juga berimbas terhadap para pelaku UMKM karena secara otomatis harga komoditas tersebut akan cenderung naik.

Dia mengatakan sebagian besar pelaku UMKM Banyumas yang teregistrasi di Aspikmas bergerak dalam usaha yang membutuhkan minyak goreng.

"Teman-teman memang sudah terbiasa menghadapi hal-hal yang mungkin di luar kendali. Insyaallah mereka sangat bisa survive, tetapi akan lebih baik ketika memang ada solusi alternatif lain," katanya, Jumat (3/6).

Menurutnya, pemerintah harus mengimbangi dengan kebijakan lain yang dapat memberikan stimulus daya tahan, bahkan daya dongkrak pelaku UMKM.

Pujiyanto mengatakan saat terjadi kelangkaan minyak goreng, pihaknya sempat menyebarkan kuisioner kepada para pelaku UMKM di Banyumas.

"Dari sekitar 170-180 pelaku UMKM yang menjadi responden, itu kebutuhan minyak goreng setiap minggunya mencapai 3.088 liter. Padahal dari 3.600 pelaku UMKM yang menjadi anggota Aspikmas, sekitar 70 persennya membutuhkan minyak goreng dalam berproduksi," katanya.

UMKM Banyumas menagih solusi atas pencabutan subsidi minyak goreng curah oleh pemerintah.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News