HUT ke-78 TNI, Mayjen Widi Beri Pesan, Prajurit Tidak Boleh Selfie dengan Calon Presiden

Jenderal bintang dua itu juga meminta prajurit TNI harus berada di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, TNI berasal dari rakyat, dan wajib hukumnya bersama-sama dengan rakyat.
"TNI harus mencintai rakyat dulu supaya dicintai karena tidak bisa kita bilang minta dicintai kalau kita tidak mencintai," katanya.
Dalam HUT ke-78 TNI dan HUT ke 73 Kodam IV/Diponegoro itu, dimeriahkan dengan defile 20 kendaraan tempur. Masyarakat yang hadir diberi kesempatan naik alat utama sistem pertahanan (alutsista).
Beberapa kendaraan tempur tidak hanya dari TNI Angkatan Darat, melainkan dari matra Udara dan Laut juga ditampilkan. Beberapa di antaranya yaitu, Meriam, ATAV, Tank, Panser Anoa, Truk Pasukan, Kendaraan Kawal Polisi Militer, atraksi helikopter dan flypass pesawat.
Selain itu, juga ada pertunjukan kesenian Kuda Lumping, Reog Ponorogo, Tari Kecak Bali, Atraksi Barongsai. Acara itu juga dihadiri Pejabat TNI-Polri di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), purnawirawan TNI, pejuang veteran, dan tokoh-tokoh agama. (mcr5/jpnn)
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono menegaskan kepada seluruh prajuritnya agar menjaga netralitas dalam Pemilu 2024.
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News