Krim Pemutih Ini Diminati di Jateng, Tetapi Mengandung Bibit Kanker, Hati-hati

Senin, 01 Agustus 2022 – 21:07 WIB
Krim Pemutih Ini Diminati di Jateng, Tetapi Mengandung Bibit Kanker, Hati-hati - JPNN.com Jateng
Kepala BPOM Semarang Sandra M P Linthin dalam keterangan pers, Senin (1/8). FOTO: Humas BPOM Semarang.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang menyebut produk kosmetik berbahaya dapat menimbulkan penyakit ruam-ruam hingga kanker kulit.

Kepala BPOM Semarang Sandra M P Linthin mengatakan maraknya produk kosmetik dengan harga murah telah berhasil menyihir konsumen meski tak berizin.

"Salah satu yang paling banyak diminati yaitu krim pemutih kulit," kata Sandra dalam keterangan pers, Senin (1/8).

Sandra menyebut ujung tombak keselamatan berada pada tangan masyarakat. Sebab, sekarang ini permintaan yang begitu tinggi memicu peredaran produk kosmetik ilegal.

Menurutnya, masyarakat dihadapkan dengan banyaknya tawaran yang menggiurkan demi memenuhi kebutuhan penampilan tubuh tanpa mengecek keaslian produk.

"Krim pemutih memang bisa cepat memutihkan kulit, bisa bikin glowing (cerah, red)," katanya.

Di balik kecerahan atau keputihan pada kulit, masyarakat belum mengetahui dampak yang terjadi setelah menggunakannya. Sebab, dampak tersebut akan muncul beberapa tahun kemudian.

"Dampaknya tiga sampai empat tahun kemudian," ujarnya.

BPOM Semarang menemukan krim pemutih yang banyak beredar di Jawa Tengah. Cepat bikin glowing, tetapi sangat berbahaya.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News