Makam di 5 Desa akan Dilintasi Tol Yogyakarta-Bawen, Adat Setempat Tetap Dipegang Kuat

Rabu, 26 Januari 2022 – 10:00 WIB
Makam di 5 Desa akan Dilintasi Tol Yogyakarta-Bawen, Adat Setempat Tetap Dipegang Kuat  - JPNN.com Jateng
Konsultasi Publik di Desa Purwosari, Kecamatan Secang, Selasa (25/1). FOTO: Humas Pemprov Jateng

“Kami akan fasilitasi kebutuhan upacara, selamatan, atau ada adat yang harus dijalankan. Apakah itu harus satu-satu dipindahkan, dilaksanakan oleh kami, atau ahli waris. Itu bergantung keinginan ahli waris agar merasa nyaman terkait pemindahan (jenazah ke area makam baru),” sebutnya.

Fajri mengatakan, koordinasi itu dilakukan untuk menghormati adat istiadat setempat.

“Karena setiap daerah memunyai nilai atau adat berbeda-beda terkait dengan pemakaman, khususnya di Jateng yang sangat menghormati sesepuh keluarga dan makam secara umum,” ucapnya.

Kepala Desa Glagah Ombo Sudartono berharap pemindahan makam yang terkena Tol Yogyakarta-Bawen dapat dilakukan dengan baik. 

Apalagi, ada dua makam di kampungnya yang diperkirakan terdampak PSN tersebut.

“Ada dua makam yang terkena. Di antaranya adalah (makam) pepundhen (tokoh masyarakat) yang selalu dijaga. Kami berharap dengan semakin jelasnya (PSN), kami akan mencari jalan terbaik untuk warga,” sebutnya.

Ditanya tentang tanah pengganti untuk makam, Ombo menyebut belum mendapatkan lokasi. Namun demikian, pihaknya akan melakukan komunikasi kepada warga dan PPK terkait hal tersebut.

Dia berharap Tol Yogyakarta-Bawen dapat memberikan manfaat bagi warga desanya.

Sejumlah makam di lima desa di Magelang akan dilintasi proyek Tol Yogyakarta-Bawen. Begini langkah penyelesaian adatnya.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News