Bareng Sultan HB X, Ganjar Peringatkan Ancaman Ini, Pemuda Harus Tahu

Menurutnya, Duta GenRe (Generasi Berencana) dapat mengambil peran itu sebagai juru bicara dengan cara-cara yang populer dan mudah diterima oleh teman sebaya.
"Kita harapkan mereka makin kreatif, makin sering bertemu, makin sering diberi tugas. Lalu mereka berbicara dengan generasinya tentang jangan menikah dini, jangan terlibat narkoba," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar sempat memberikan tantangan kepada empat perwakilan remaja dan Duta GenRe dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra. Keempatnya adalah Marselius (Papua), Rosa Sartika (Sulawesi Selatan), Nurul Oktaviani (Kalimantan Barat), dan Dimas Ferdiansyah (Lampung).
Mereka diminta untuk berkampanye dengan membuat video pendek yang diunggah ke akun media sosial. Video tersebut berisi tentang tiga ikrar Duta GenRe yaitu tidak akan menikah muda, tidak akan berhubungan seks di luar nikah, dan tidak akan terpengaruh Napza.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang hadir dalam acara tersebut juga memberikan motivasi serupa.
Dia mendorong perwakilan Duta GenRe yang hadir dari seluruh Indonesia untuk menyatukan program dan dapat bertukar pengetahuan, tradisi, serta budaya.
"Sebagai anak bangsa dengan etnik berbeda-beda harus menghargai sesama, tidak boleh ada dominasi karena kita dilindungi oleh konstitusi. Anda semua bertemu tidak untuk sekadar kenal seseorang dari etnik lain tetapi juga budaya yang ada di republik ini," kata Sultan HB X.(mar4/jpnn)
Ganjar Prnowo dan Sultan HB X memberikan motivasi untuk generasi muda. Ada ancaman yang tidak bisa disepelekan.
Redaktur & Reporter : Sigit Aulia Firdaus
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News