Menuju 2024, Bawaslu Demak Deklarasikan Pemilu Bermartabat

Kendati demikian, kata Ulin, kerja Bawaslu Demak bukan tanpa kendala. Menurutnya, terbatasnya personel Bawaslu di semua tingkatan membuat pengawasan tidak bisa melekat sampai ke sudut-sudut desa.
Karenanya, lanjut dia, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan merupakan sebuah keniscayaan.
"Kami di kabupaten hanya terdiri lima anggota dan 21 staf. Lalu di kecamatan hanya tiga anggota, sedangkan di desa hanya satu," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Demak Bambang Setia Budi yang juga menghadiri acara tersebut menyampaikan pentingnya pemilu yang luber dan jurdil.
Dia meminjam pernyataan Ketua KPU RI bahwa pemilu merupakan arena konflik yang dilegalkan.
Bambang menjelaskan di Kabupaten Demak pada Pemilu 2019, ada 450-an calon anggota DPRD Kabupaten, padahal kursi yang tersedia hanya 50.
"Ini, kan, jadi sangat panas perebutan kursinya," kata dia.(mar4/jpnn)
Bawaslu Demak bersama sejumlah elemen masyarakat mendeklarasikan pemilu bermartabat.
Redaktur & Reporter : Sigit Aulia Firdaus
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News